Kalajengking

Wah, baru sadar betapa anehnya nama serangga ini. Ka-la-jeng-king. The King of Kalajeng? Oh, bagus juga nama kerajaannya. Bisa buat nama kerajaan dalam dongeng dong. Apasih. Sebenarnya saya mau pamer, tadi malam saya bertemu kalajengking loh! Norak sekali memang, tapi kali ini agak sedikit creepy gitu. Dia muncul tiba-tiba. Tak disangka. Mengagetkan saja. Tadi malam saya sedang menonton film, bukan kesukaan saya karena film itu sadis. Tiba-tiba rasanya ada yang menggelitik kaki ini, geli sekali. Lantas saya segera bangun. Jijik sekali kalau ternyata itu kecoak atau apalah. Dan segera saya cari sumber rasa geli itu. Oh Tidaaak! Ternyata itu lebih mengerikan dari sekadar kecoak. Seekor kalajengking mini sedang bergerak-gerak tepat di tempat saya duduk tadi. Ewh. Setelah saya perhatikan, bentuknya mirip lobster. Andai saja benar itu lobster, pasti saya pelihara lalu nanti kalau sudah besar bisa dijual. Tapi sebenarnya lebih mirip mainan untuk ngisengin orang yang dijual di abang-abang sih. Bedanya itu masih bergerak! Segera saya cari Baygon lalu saya semprot sampai dia K.O. (Efek nonton film action). Yess mati kau jeng! Alhamdulillah ada yang namanya rasa geli, kalau tidak mungkin saya sudah di UGD kejang-kejang disengat kalajengking(lebay). Untungnya lagi jadi dapat koleksi baru. Cantik banget loh dia! Hehe

DSC02792
theliphonyda

Nggak deng, paling bentar lagi juga saya buang. Nanti kena omel dedek bawel lagi! Btw setelah saya cari-cari lagi, ternyata dia adalah kalajengking cambuk aka ketonggeng.

Ketonggeng adalah sekelompok hewan beruas mirip kalajengking namun memiliki semacam “cambuk” di bagian belakangnya, alih-alih sengat. Semua ketonggeng termasuk ke dalam bangsa Thelyphonida. Sebelumnya, ordo ini digabung bersama Schiyomida membentuk ordo Uropygi. Dalam bahasa Inggrishewan ini disebut “whip scorpions” (kalajengking cambuk).

Ohya, dapat satu info menarik lagi: Ketonggeng sangat efektif dalam mengontrol populasi jangkrik dan kecoa. Jadi nyesel nyemprot dia pake baygon, padahal kan dia temennya baygon. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Ketonggeng)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s